Beralih ke Organik (Bag. 1)
Tidak makan selama 2 minggu, kuatkah Anda? Tidak makan nasi, lauk pauk dan sayuran yang biasanya Anda makan tiap hari, kuatkah Anda? Sebelum aku jalanin, aku sempat berpikir, wah pasti tidak kuat. Apalagi aku punya riwayat sakit maag. Tapi karena tekat ingin sehat, jadinya aku bulatkan tekat untuk menjalaninya.
Sebenarnya latar belakangnya adalah seperti ini. Selama bertahun-tahun, apa yang masuk ke tubuh kita melalui makan, ternyata tidaklah benar-benar menyehatkan. Dari beras, sayur, buah, daging, susu, semua terkontaminasi bahan kimia. Sawah mana sekarang ini yang tidak menggunakan pupuk kimia dan insektisida? Nah inilah yang menyebabkan belakangan banyak sekali penyakit-penyakit yang berbahaya. Coba bandingkan dengan kakek nenek kita dahulu. Coba perhatikan anak-anak sekarang, secara fisik mereka relatif lebih besar, namun mudah sekali terkena sakit. Juga perhatikan anak perempuan umur 9-10 tahun sudah menstruasi. Sehingga dikuatirkan usia menopause akan lebih cepat. Demikian juga pada usia produktif sudah banyak penyakit yang dulunya hanya didapat pada orang-orang yang telah tua.
Hal ini disebabkan oleh karena pola makan kita. Coba kita berpikir, selama bertahun-tahun tersebut, sudah berapa banyakkah racun yang masuk ke tubuh kita melalui makanan? Nah karena itulah maka aku putusin untuk jalanin terapi organik. Puasa makan selama 2 minggu, dan hanya menkonsumsi Greenfield Organic (GFO). Hanya 7gram serbuk GFO dicampurkan dengan 250ml air, dan langsung diminum setelah di kocok atau diaduk. Nah minum ini 3x sehari sudah seperti makan. Kandungan gizi tepat dan dijamin tanpa bahan berbahaya seperti yang selama ini kita makan. Dijamin juga langsung kenyang gak bakalan laper. Cocok juga untuk program diet.
Tak terasa sudah jalan 1 minggu. Hanya hari ke 3 saja sempat mengalami pusing, namun itu reaksi dari detox yang sedang terjadi maka aku terusin. Efek yang langsung aku rasain, pertama BAB lancar jaya, masuk angin tidak pernah lagi, juga badan lebih segar. Sehingga aku putusin untuk meneruskan untuk 1 minggu ke depan dengan puasa dan hanya mengkonsumsi GFO saja.
Apa sih manfaat dari Greenfield Organik ini? Sabar ya, akan ada di tulisan selanjutnya. ![]()
















ngak sabar bos… kenapa buat penasaran orang? hehehehehe
Wew jadi penasaran kie, apa seh manfaat dari Greenfield???
Eh boss maap kalo BWnya gak tak bls coz skarang inetnya di blog sama admin kantor hihihihihih
Henrikus TY Dewanto, SKom Reply:
February 27th, 2009 at 3:07 pm
@Cak Win,
Bagian ke-2 nya dah ku posting tuh
Aku jadi teringat beberapa waktu yang lalau tentang sebuah tayangan di daerah Negara Jepang yang rata2 Usia penduduk disana Usianya Rata2 sampai 100 tahun lebih.
Dan ternyata dari sebuah penelitian ini dikarenakan penduduk disana rajin mengkonsumsi sayuran dan makanan2 Orgfanik dan tdk mengkonsumsi makanan berbau Kimia.
Aku juga Petani loch, saat ini aku sedang mengembangkan pertanian organik dikampungku, tp tdk bisa 100%langsung full organik karena unsur kimiawi yg mencemari tanah tdk bs secara langsung hilang. jadi bertahap
*Tapi jujur masih suilit buatku utk mengkonsumsi makanan yg full organik
Tapi memang ahrus dicoba
Salam
Henrikus TY Dewanto, SKom Reply:
February 27th, 2009 at 3:10 pm
@aribicara, nah saat nya kita mulai ke organik :). Para petani jg diharapkan beralih ke pupuk organik. Dijamin rakyat jd sehat dan sejahtera..
waduh.. kok bersambung??
lanjut boz… d tunggu posting selanjutnya
Henrikus TY Dewanto, SKom Reply:
February 27th, 2009 at 3:11 pm
@anggi, udah aku posting yang bagian ke-2. silahkan diterusin..
GFO? duh,kok saya baru dengar istilah ini utk yang pertama kalinya, mas dewanto. sadar kalau ternyata selama ini saya abai terhadap hal2 penting seperti ini, haks.
Henrikus TY Dewanto, SKom Reply:
February 27th, 2009 at 3:08 pm
@sawali tuhusetya, GFO = greenfield organic nama produk Pak, salah satunya berguna untuk keluarin racun dari dalam perut
[...] Plasa Omega Dot Com Blog pribadi Henrikus Dewanto, SKom « Beralih ke Organik (Bag. 1) [...]
[...] anda, jika makin banyak manusia yang menjadi vegetarian, maka ancaman bencana akibat pemanasan global dapat ditekan dengan sangat besar. Dengan hanya [...]