Haruskah Menteri Menggunakan Mobil Seharga 1,3 M?

Lagi ramai diberitakan, pro dan kontra tentang fasilitas mobil baru bagi para menteri dan pejabat negera. Mereka mendapatkan mobil Toyota Crown Royal Saloon seharga 1,3M. Rasa keadilanku rasanya seperti digelitikin untuk menulis di status facebook. Apalagi ketika mengetahui harga mobil untuk pejabat di Belanda. Mereka menggunakan mobil seharga 650jt saja. Haruskan kita ‘bangga’? Apalagi di bandingkan dengan mobil pejabat India dan bahkan Malaysia. Kita lebih mentereng. Benarkah?

Sangat menarik juga kalau membaca komentar dari teman-teman fb, tidak semua ternyata kontra dengan Mobil menteri ini. Dan yang kontra ternyata adalah mereka yang sangat erat hubungannya dengan para pejabat negeri ini. Entah suatu kebetulan atau bagaimana.

Bahkan ada teman yang mengatakan, jangan mengurusin rejeki orang, rejeki itu sudah ada yang atur. Wah aku pikir, beli mobil menteri ini pasti menggunakan APBN. APBN dari pajak juga, yang berarti kita-kita yang bekerja keras dan gaji dipotong pajak, termasuk yang menanggung. Jadi kita berhak dong mengatur untuk apa uang pajak yang sudah kita bayarkan?

Di sisi lain, hutang kita makin membengkak, banyak sekolah kondisinya memprihatinkan, banyak pengangguran, banyak anak putus sekolah. Itu semua kondisi real yang dengan mudah bisa kita jumpai. Harga mobil itu setara dengan menggratiskan sekolah 2300 siswa (kompas.com). Berapa sekolah yang bisa direnovasi? Bandingkan dengan rakyat kecil yang di beri BLT 200.000 an untuk beberapa bulan, dengan berebut pula.

Apa mereka begitu menutup mata setelah jabatan dan kedudukan didapat? Duh Gusti…

 

Share and Enjoy: These icons link to social bookmarking sites where readers can share and discover new web pages.
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google

Baca Juga

  • No Related Post

6 Responses to “Haruskah Menteri Menggunakan Mobil Seharga 1,3 M?”

  1. manut ajah bos…..

    Henrikus TY Dewanto, SKom Reply:

    @soewoeng, manut aja ya kalo di kasih mobil itu?? hehehe

  2. Begitulah politik, yg lemah selalu dirugikan.. :)

    Happy new year my friends..

    I hope we get our best in this year.. :)

    Henrikus TY Dewanto, SKom Reply:

    @the fachia, happy new year jg… tp saya tdk setuju kalau politik selalu merugikan yg lemah.. politik itu hrs untuk kemakmuran rakyat. kalo tdk berarti hrs ada kontrol yg kuat dr lembaga wakil rakyat atau rakyat secara lgs..

  3. melu.melu suwung
    manut wae…

    Henrikus TY Dewanto, SKom Reply:

    @annosmile, weleh.. ngikut guru nya selalu…

Leave a Reply