Kalah Menang Adalah Hal Yang Biasa Dalam Demokrasi

Ada satu hal yang perlu kita cermati, terutama bagi para politikus Indonesia, dari Hillari Clinton, Menlu Amerika yang datang ke Indonesia kemarin. Salah satu jawaban dari Menlu Amerika itu tentang kekalahannya dari Obama dan berbalik mendukung Obama. Kurang lebih dia mengatakan, sebagai manusia biasa dia kecewa dan sedih karena dia merasa telah bekerja keras, namun dalam demokrasi menang kalah adalah hal yang biasa. Dan dia harus menekan perasaan itu dan berbalik untuk mendukung secara fair saingan dia tersebut. Dan dengan senang hati menerima jabatan Menlu tanpa merasa gengsi dan melaksanakan dengan sebaik-baiknya.

Hal sebaliknya sering kali kita jumpai di demokrasi kita. Yang menang masih bersikap congkak dan yang kalah berusaha untuk tidak mau menerima kekalahan. Tidak pernah bertegur sapa ataupun bersalaman. Yang ada malah saling tukar ejek dan sindiran. Rasanya kita harus terus belajar berdemokrasi, meski Menlu AS sangat mengapresiasi kehidupan demokrasi kita. Namun di jajaran elit politik di negeri ini, hendaknya mulai membangun sikap diri yang lebih baik dalam berpolitik. Karena merekalah yang akan menjadi panutan dari para pengikut mereka.

Share and Enjoy: These icons link to social bookmarking sites where readers can share and discover new web pages.
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google

Baca Juga

5 Responses to “Kalah Menang Adalah Hal Yang Biasa Dalam Demokrasi”

  1. Penerapanya yang dijamin susah :D terlebih saat ini :D menyeramkan ngliat polah dan tingkah laku caleg yg semakin aneh :D

    Salam :)

  2. Apakah Demokrasi yang terbaik Buat Bangsa ini :D

  3. kalo di kita kayaknya susah yang kayak gitu…
    tapi semoga kedepannya akan jadi lebih baik..

  4. Aku masih berdoa untuk kesadaran2 dari mereka2 :D

    Salam :)

  5. [...] yang sama. Akhir-akhir ini malah di televisi sering kali kita dengar baik di berita maupun di iklan partai. Heran juga salah satu partai besar justru tidak bisa membedakan swasembada pangan dan swasembada [...]

Leave a Reply