Kejadian Sama Namun Beda Dalam Menyikapi
Sebenarnya final Copa Indonesia menjanjikan suatu suguhan pertandingan yang menarik. Final ideal, begitu banyak disebut para pengamat. Dua team dengan kekuatan terbaik saat ini. Sriwijaya sebagai juara bertahan melawan Persipura yang merupakan juara liga super 2009. Dua team yang dihuni banyak pemain berkualitas. Sayangnya setelah 50 menit pertandingan berlangsung dengan seru, harus terjadi peristiwa yang tidak kita inginkan. Persipura mogok main. Ini menyusul keputusan wasit Purwanto yang tidak memberi hadiah pinalti, ketika salah seorang pemain Sriwijaya handsball. Para ofisial Persiupura pun berkeras tidak ingin melanjutkan pertandingan.
Sementara di saat hampir bersamaan, tengah berlangsung perebutan juara 3 piala konfederasi, antara Spanyol melawan Afrika Selatan. Ternyata juga berlangsung sangat seru dan dramatis. Afsel yang unggul hingga menit 88, harus kebobolan 2 gol dalam waktu 2 menit. Namun ketika memasuki injury time, Afsel berhasil menyamakan kedudukan.
Yang menarik, ternyata Spanyol juga mengalami hal yang hampir sama dengan Persipura. Tidak diberi pinalti ketika pemain Afsel terkena bola di tangan di dalam kotak pinalti. Mereka memprotes keras, namun tidak sedikit pun menyentuh wasit, apalagi sampai mogok main. Mereka tetap secara sportif melanjutkan pertandingan. Dan berhasil menjadi pemenang. Mungkin saja Persipura bisa menjadi juara jika mau melanjutkan pertandingan.
Semoga sepak bola Indonesia makin dewasa, berjiwa besar, ksatria. Seluruh rakyat tetap akan menaruh hormat walau kalah, tetapi bertarung hingga tetes keringat terakhir.

















wah pemain sepak bola indonesia harus bener2 blajar berjiwa besar kalo ingin maju… kalo perlu baca buku “Berfikir Dan Berjiwa Besar”….
… good artikel…
menyedihkan
Itulah wajah persepakbolaan Indonesia, makanya sepakbola kita nggak maju-maju
sang pengadil seringkali menjadi pemicu protes tim yang tengah bertanding, mas dewanto. meski demikian, saya sepakat, pemain bola kita mesti bisa belajar bersikap ksatria.
masih perlu banyak belajar dari luar kali ya.
semoga nanti bisa banyak mengambil pelajaran dari MU, 10 Juli ya kalau gak salah….?
salam kenal
wah gak terlalu suka sepak bola, tetapi kalau kalah kita harus belajar dari kekalahan kita, dan yang terpenting jangan pernah menyerah untuk mencoba
Ujung2-nya bisa ditebak mas..mogok main…”sebenarnya” sangat2 disayangkan..kalau tetap main pasti nama persipura tetap bagus..biarpun harus kalah