Mengelola Stress
Krisis global, secara langsung maupun tidak langsung dampaknya akan menimpa kita-kita juga. Besar atau kecil dampak itu tergantung dari kita masing-masing. Seberapa siap kita menghadapi krisis itu. Bagi orang-orang atau badan usaha yang berkecimpung di bursa dan investasi saham, saat ini pasti tengah merasakan pukulan yang sangat telak. Sedangkan bagi masyarakat, sepertinya belum terdalalu beradampak serius, sepengetahuan saya. Bagi masyarakat umum, pukulan itu sudah dialami sejak kenaikan BBM beberapa waktu yang lalu, yang berimbas pada kenaikan harga kebutuhan pokok. Entah kalau krisis ini makin parah dan berkepanjangan. Sudah siapkah kita? Yang belum mungkin akan was-was hingga tidak sedikit pula yang akan mengalami stress.
Stres yang dialami seseorang, sejatinya sesuatu hal yang sulit untuk dihindari. Stres memikirkan beban hidup. Stres di tempat kerja atau stres karena sebab lain. Masalahnya adalah bagaimana mengelola stres dengan baik agar tidak berdampak negatif bagi kesehatan jiwa dan tubuh. Stres yang tak terkendali akan memicu naiknya tekanan darah dan berisiko terkena serangan jantung. Stres dapat pula menaikkan kadar kolesterol dalam darah. Kondisi ini yang nantinya membuat pembuluh darah tersumbat, sehingga penderita rentan terhadap stroke.
Stres yang dialami seseorang, sejatinya sesuatu hal yang sulit untuk dihindari. Stres memikirkan beban hidup. Stres di tempat kerja atau stres karena sebab lain. Masalahnya adalah bagaimana mengelola stres dengan baik agar tidak berdampak negatif bagi kesehatan jiwa dan tubuh. Stres yang tak terkendali akan memicu naiknya tekanan darah dan berisiko terkena serangan jantung. Stres dapat pula menaikkan kadar kolesterol dalam darah. Kondisi ini yang nantinya membuat pembuluh darah tersumbat, sehingga penderita rentan terhadap stroke.
Stres dapat dikendalikan secara dini bila seseorang menyadari datangnya stres di awal. Bagaimana mengelola stres yang terjadi pada diri kita? Beberapa saran dari Sonny Wibisono, berikut semoga dapat membantu Anda.
Melakukan perawatan terhadap tubuh
Anda dapat mengusir stres dengan memanjakan tubuh Anda. Apa saja misalnya? Berendamlah di air hangat. Hal ini dapat membuat Anda merasakan rileks sekaligus mengendurkan otot-otot yang kaku. Pijatan yang lembut di tangan, kaki, dan wajah juga dapat membuat peredaran darah menjadi lancar. Untuk mata Anda, taruhlah irisan buah ketimun di mata sembari terpejam. Anda bisa juga menyalakan lilin amoterapi. Dan dengan diiringi musik alunan lembut, tutup mata anda, dan bayangkan hal-hal yang menyenangkan dalam hidup. Atau Anda dapat juga melakukan pedicure atau facial.
Berolahraga, melakukan meditasi atau yoga
Anda dapat melakukan olahraga yang ringan seperti jogging, jalan sehat, aerobik atau angkat beban. Olahraga membuat tubuh Anda menjadi segar dan sehat, sehingga Anda dapat berpikir dengan jernih. Jika Anda dapat berpikir dengan jernih, maka Anda dapat melihat dan menyelesaikan masalah dengan lebih baik. Anda bisa juga melakukan meditasi atau yoga. Dengan yoga, tubuh akan lebih rileks. Bagaimana bila ketegangan menunjukkan kenaikan yang signifikan? Ambillah nafas dalam tiga hitungan, kemudian keluarkan juga dalam tiga hitungan. Secara bertahap lakukan dengan menaikkan hitungan menjadi lima, enam, tujuh dan seterusnya.
Membaca buku dan mendengarkan musik
Luangkanlah waktu untuk rileks dengan membaca buku atau mendengarkan musik.
Menyingkir dari rutinitas
Menyingkir dari rutinitas? Tentu saja. Jangan berpikir ini hal yang sulit. Anda bisa melakukannya secara sederhana. Mencuci pakaian, menyetrika pakaian, berkebun. Atau bisa juga melakukan rekreasi yang murah meriah dengan keluarga atau teman sejawat.
Makan dan minum dengan baik dan benar
Konsumsilah menu secara seimbang terutama yang memiliki kandungan serat seperti sayuran dan buah. Kurangi pula mengkonsumsi gula rafinasi. Dan ingat, kurangi rokok, alkohol, dan kafein. Orang yang bersahabat dengan alkohol, kafein, nikotin seringkali tak dapat melawan stres. Perbanyaklah minum air putih. Tubuh bisa jadi tak mengalami dehidrasi walau tubuh tak merasa haus. So, saat Anda ke kamar mandi, pastikan urin Anda berwarna terang. Dan jangan lupa, tidurlah dengan cukup.
Sesungguhnya, krisis ekonomi yang terjadi hanyalah bagian dari sekian banyak masalah yang dihadapi manusia. Walau begitu, tetap saja harus disikapi secara arif dan legowo. Krisis global saat ini bisa jadi jauh dari perkiraan banyak orang. Oleh karena itu dalam diri seseorang, harus tertanam kesadaran bahwa ada hal-hal yang tak bisa dikendalikan. Hal-hal yang di luar perkiraan sebelumnya. Ini penting, agar kita tidak kecewa nantinya jika ternyata rencana-rencana yang sudah diatur jauh meleset dari harapan. Kekecewaan itu mungkin menghalangi tujuan yang telah kita tetapkan di awal. Untuk menghadapi hal-hal seperti ini, mental kita harus sudah siap. Inilah sesungguhnya pondasi dasar dalam menghadapi stres yang terjadi. Mental yang siap, kuat, dan tahan uji.
Betapapun beratnya badai krisis, tetap harus kita hadapi dengan bijak. Karena, walau katakanlah ada bagian yang hilang akibat krisis tersebut, kita patut bersyukur bahwa masih terdapat kelebihan-kelebihan yang kita miliki. Kita masih bisa hidup dengan sehat, gaji yang dibayar cukup, dan kelebihan lainnya yang mungkin orang lain belum tentu dapatkan.
Dan pada akhirnya, kunci dalam menghadapi stres sesungguhnya bagaimana Anda dapat menikmati hidup ini, ikhlas dan sabar dalam menghadapi cobaan, serta selalu bersyukur atas segala yang diberikan olehNya. Dan terakhir, berdoalah untuk selalu memohon kepadaNya agar senantiasa Anda diberi petunjuk dalam menjalani hidup ini.

















tq banget pak..bs tak praktekin
aku ga begitu tau apakah aku ini sering stress atau tidak, yang jelas tipsnya bole juga tuh.
Artikel yang sangat menarik, memberi informasi baru bagi saya, terima kasih