Program 100 Hari Berhasil 90%, Tapi Kenapa Reshuffle?

Pandangan pemerintah, program 100 hari yang di canangkan pada saat awal terbentuknya Kabinet Indonesia Bersatu jilid 2, adalah berhasil 90%. Ini sungguh pencapaian yang sangat luar biasa. Ditengah prahara kasus KPK, Bank Century, Mafia Hukum, cukup mencengangkan juga jika mencapai 90%. Masyarakat awam sebenarnya juga saya kira belum jelas benar, apa sih program dalam 100 hari itu? Rakyat kebanyakan mungkin berpikir keadaan menjadi lebih baik, yang tentu sulit jika berharap dalam 100 hari.

Memang program 100 hari ini menerut pandangan saya adalah erat hubungannya dengan pencitraan. Seperti pada 5 tahun sebelumnya, pemerintahan SBY selalu mendasarkan pada angka-angka dalam pencapaian. Misalnya pendapatan per kapita naik, tingkat pengangguran turun, angka kemiskinan turun dan lain-lain.

Lalu, jika pencapaiannya luar biasa, kenapa Partai Demokrat mengusulkan Reshuffle kepada Presiden. Waktunya pun ketika Pansus Century mendekati proses akhir? Ini cermin bahwa Partai Demokrat makin ketakutan, meski ini sering dibantah. Tapi nyata sekali kelihatan ini untuk menekan Partai koalisi agar pansus century seperti yang diharapkan Partai Demokrat.

Jadi Reshuffle ini karena gagal kah (90% lho!) atau takut dengan sepak terjang partai koalisi dalam kasus Century?

Share and Enjoy: These icons link to social bookmarking sites where readers can share and discover new web pages.
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google

Baca Juga

5 Responses to “Program 100 Hari Berhasil 90%, Tapi Kenapa Reshuffle?”

  1. politik oh politik… males juga kalo ngikutin ini

  2. iya nih makin runyam aja.. tp ya spt nya itulah negara demokratis.. semoga rakyat makin pintar..

  3. pemerintahan yang paling jamim selama ini… hanya kulit doang yg di poles.. cpd..

  4. Kata Bang Iwan, “Dunia Politik Penuh dengan Intrik”

  5. bingung juga bos mikirnya palagi diriku otaknya soewoeng alias kosong

Leave a Reply