Selamat Kepada Presiden SBY dan Wapres Boediono
Kemarin 20 Oktober 2009, Presiden dan Wakil Presiden RI periode 2009-2014 dilantik. Kembali SBY memegang amanat untuk menjadi pemimpin pemerintahan dan pemimpin negara untuk 5 tahun kedepan. Sekaligus ini adalah periode terakhir bagi SBY untuk menjadi presiden, karena memang maksimal seseorang menjabat sebagai presiden adalah sebanyak 2 periode. Sedangkan bagi Boediono, ini adalah pertama kali beliau menjabat sebagai wakil presiden. Tak ketinggalan saya ucapkan selamat kepada mereka, semoga lima tahun kedepan segala permasalahan bangsa dapat segera teratasi dengan kepemimpinan mereka berdua.
Setelah dilantik kemarin, tentu akan disusul dengan menentukan kabinet. Sekilas gambaran siapa saja yang akan menduduki posisi-posisi menteri dalam kabinet mendatang telah sering muncul di layar televisi. Ini seiring dengan pemanggilan beberapa kandidat menteri untuk menjalani wawancara di Puri Cikeas.
Melihat kandidat-kandidat tersebut, sepertinya kental sekali aroma bagi-bagi kekuasaan dan kedekatan. Memang sah-sah saja hal itu, namun melihat begituĀ beratnya tantangan 5 tahun kedapan ini, dengan dukungan 60% rakyat Indonesia, profesionalisme dan kepakaran dalam bidangnya harusnya menjadi fokus utama. Untuk akomodasi partai pendukung, bisa saja dicari orang profesional dari parpol tersebut, bukan dengan memilih hanya karena mereka ketua parpol. Hal yang sekarang ini adalah karena presiden meminta parpol pendukung menyodorkan nama. Padahal memilih menteri adalah hak seorang Presiden.
Namun kita harus terus optimis, bangsa dan negara kita benar-benar dibawa ke arah yang benar. Dan besar harapan kita, meski kabinet masih dipenuhi dengan orang-orang partai, semoga kepentingan rakyat tetaplah menjadi nomor satu. Bukan kepentingan warga parpolnya, partainya, apalagi kepentingan keluarganya. Karena mereka sekarang adalah milik bangsa Indonesia yang luas ini.
Sekali lagi, semoga…

















ya semoga saja pemerintahan berjalan lebik baik dari sebelumnya