Sukisno, Peduli di Tengah Keterbatasannya

Sering kali kita tidak peduli dengan apa yang terjadi di sekitar kita. Pendidikan anak-anak di lingkungan kita, anak-anak jalanan, anak-anak yang terpinggirkan karena kemiskinan. Banyak alasan yang terlontar dari hati kita. Kita sendiri masih susah, bagaimana mungkin membantu mereka. Untuk anak kita saja kita harus kerja pontang panting bagaimana memikirkan anak orang lain.

Adalah Bapak Sukisno, seorang sederhana dari lereng Merapi, yang ternyata masih mampu memikirkan pendidikan anak-anak di daerahnya. Dia seorang petani yang sangat sederhana, yang dulu hanya bisa mengenyam pendidikan sampai SD saja. Rumahnya sederhana khas daerah pedesaan. Tidak ada barang-barang yang bisa disebut mewah di dalamnya. Namun sungguh hati Pak Kisno sangat kaya.

Pak Kisno tidak ingin anak-anak di daerahnya seperti dirinya. Dia ingin anak-anak mempunyai ilmu yang lebih dari dirinya. Maka meski untuk hidupnya sendiri masih jauh dari cukup. Dia berani memunculkan ide membuat rumah baca bagi anak-anak. Sungguh, rumah baca ini sangat disambut suka cita anak-anak di situ.

Ketulusan hati dan kemurahan hati Bapak Kisno, yang berani mengorbankan apa yang dia miliki, ditengah keterbatasan dirinya, demi orang lain, mungkin bisa disejajarkan dengan seorang pahlawan. Meski dia sendiri tak pernah memikirkan penghargaan yang akan diraihnya.

Semoga kisah Bapak Kisno dari lereng Merapi ini mampu menginspirasi banyak orang, agar tak perlu menunggu untuk berbuat sesuatu kebaikan. Sehingga akan banyak Kisno-Kisno baru diseluruh negeri ini.

http://berita.liputan6.com/sosbud/200908/240881/Sukisno.Petani.Lereng.Merapi.yang.Sadar.Pendidikan

Share and Enjoy: These icons link to social bookmarking sites where readers can share and discover new web pages.
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google

Baca Juga

  • No Related Post

4 Responses to “Sukisno, Peduli di Tengah Keterbatasannya”

  1. sangat menginspirasi, terlebih di momen hari kemerdekaan seperti saat ini :-)

  2. lereng merapi sebelah mana bos? mboyolali juga lereng merapi lho

  3. mengharukan :-(

  4. Mudah-mudahan bangsa ini akan melahirkan SUKISNO-SUKISNO yang lain sehingga bisa ikut mengentaskan pendidikan anak bangsa; Luhur sekali perbuatan Pak Sukisno itu.

Leave a Reply