Ternyata Kejujuran itu Masih Ada

Beberapa waktu yang lalu telah diresmikan warung kejujuran yang ke-1000 di SMA N 42 Halim Perdanakusuma, Jaktim. Warung kejujuran ini menyediakan segala keperluan siswa seperti kantin kebanyakan. Bedanya di warung kejujuran ini, siswa mengambil sendiri, mencatat sendiri total pembelian, dan meletakkan uang di tempat yang telah disediakan. Begitu pula bila ada kembalian siswa mengambil sendiri kembalian tersebut. Sangat menarik, ini bisa digunakan untuk mengukur sejauh mana tingkat kejujuran di kalangan siswa. Di tayangan TV, saat membahas ini, ternyata kerugian mencapai rata-rata 12%. Tapi warung kejujuran ini terus dijalankan untuk program pendidikan kejujuran.

Tentang kejujuran, sepertinya di dalam masyarakat, memang masih ada. Ini mengingatkan saya pada kejadian ini saya dan teman dekat saya waktu itu. Setelah jalan-jalan ke Mall, kita pulang. Ga terasa dompet teman saya itu jatuh, dan hilang entah di mana. Keesokan harinya, dengan wajah yang sedih, dia saya antar ke kantor Polisi. Dalam dompet terdapat KTP, SIM, dan sejumlah uang.

Ga disangka, malamnya ada kabar, dari rumah ortu dia, untuk menghubungi seseorang di sebuah alamat. Sayapun bersemangat mencari alamat tersebut. Yang penting KTP dan SIM kembali, pikir kami. Ketika ketemu alamat tersebut, saya bertemu dengan orang tuanya, sedangkan penemu dompet tersebut masih muda. Mereka membuka toko keperluan rumah tangga. Dia menemukan dompet tersebut di pinggir jalan.

Singkat cerita dompet itu pun diserahkan kepada saya, dengan menunjukkan foto yang sama dengan di dompet itu. Saya disuruh cek isi dompet dan semua ada, ga se senpun hilang. Luar biasa. Saya pun memberikan sekedar tanda terima kasih kepada dia. Tapi mereka berkeras menolak.

Mereka sempat cerita, mereka dulu juga pernah kehilangan dompet dan dikembalikan oleh mahasiswi dengan utuh. Sehingga mereka menganggap mereka harus membalas dengan hal yang sama, ketika menemukan dompet. :)

Jadi kejujuran itu memang masih ada..

Share and Enjoy: These icons link to social bookmarking sites where readers can share and discover new web pages.
  • Digg
  • Sphinn
  • del.icio.us
  • Facebook
  • Mixx
  • Google

Baca Juga

3 Responses to “Ternyata Kejujuran itu Masih Ada”

  1. sekarang tuh jarang banget ya bos ada orang jujur kek gitu,
    paling yang ada disikat isinys masalah surat2 belakangan gitu :)
    O yah.. thanks ya kunjungannya di blog jelek saya ya :)

  2. alhamdulillah, ternyata di tengah hidup yang oenuh taburan nilai kapitalisme, hedonisme, dan konsumtivisme masih ada nilai2 kejujuran yang diterapkan dengan cara2 yang simpatik. salut banget dengan penggagasnya. semoga ide2 cemerlang semacam ini membudaya di tengah2 masyarakat kita.

  3. Henrikus TY Dewanto, SKom on October 22nd, 2008 at 7:40 am

    @therunk, betul mas, tp masih ada koq orang yg jujur, semoga sih dimulai dari kita.. ya ga. Bloknya jelek? ga juga.. :)

    @sawali tuhusetya, iya pak ide ya bagus dan positif itu. Saya suka tulisan2 di blok Anda. Sangat berbobot..

Leave a Reply